BEIJING - Angka kematian akibat tenggelamnya kapal Bintang Timur di China terus meningkat. Berdasarkan laporan terakhir, jumlah korban tewas dalam insiden tersebut mencapai 396 orang.
Sebagaimana diberitakan Reuters, Jumat (6/6/2015), Pemerintah China telah mengumumkan, hanya ada 14 penumpang kapal yang selamat dari total penumpang 456 orang. Seorang korban selamat adalah kapten kapal, yang bernama Zhang. Kapten Zhang saat ini ditahan pihak kepolisian setempat untuk diselidiki lebih lanjut.
Pada 2 Juni 2015, kapal yang bernama Dongfangzhixing (Bintang Timur) sedang berlayar dari Kota Nanjing, Provinsi Jiangsu, wilayah China bagian timur menuju Kota Chongqing di wilayah China bagian barat daya. Saat berlayar, kapal tersebut dihantam topan dan tenggelam di wilayah Hubei, di Sungai Yantze, China. Dinas Pelayaran Sungai Yantze mengatakan, kapal tersebut tenggelam sekira pukul 21.28 waktu setempat.
Semenjak peristiwa tersebut terjadi, Presiden China Xi Jinping telah memerintahkan satu tim kerja Dewan Negara segera berangkat ke lokasi kecelakaan untuk memimpin upaya pencarian dan pertolongan korban tenggelam. Kepolisian China turut memberikan bantuan dengan mengirimkan seribu anggotanya.
(Pamela Sarnia)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.