Demikian disampaikan oleh National Project Coordinatorfor Counter Trafficking and Labor Migration Unit International Organization for Migration (IOM) Nurul Qoiriah di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (11/6/2015).
"Data dari IOM, hingga Desember 2014 human trafficking tercatat ada 7.193 orang korban yang terindentifikasi," jelas Nurul.
Nurul menambahkan, dari jumlah tersebut Indonesia menempati posisi pertama dengan jumlah 6.651 orang atau sekitar 92,46 persen dengan rincian korban wanita usia anak sebanyak 950 orang dan wanita usia dewasa sebanyak 4.888 orang. Sedangkan korban pria usia anak 166 orang dan pria dewasa sebanyak 647 orang.
Dari jumlah itu, ada 82 persen adalah perempuan yang telah bekerja di dalam dan di luar negeri untuk eksploitasi tenaga kerja.