Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Kampung Pulo Ricuh, Ahok: Rusun Mau, Duit Mau

Patricia Diah Ayu Saraswati , Jurnalis-Kamis, 20 Agustus 2015 |10:39 WIB
Kampung Pulo Ricuh, Ahok: Rusun Mau, Duit Mau
Relokasi warga Kampung Pulo (Foto: Ahmad Zubaidi).
A
A
A

JAKARTA – Relokasi warga Kampung Pulo yang digelar hari ini berlangsung ricuh. Selain karena tidak terima rumahnya digusur, warga RW 01, 02, dan 03 Kampung Pulo, Jakarta Timur, itu menuntut uang ganti rugi dari pemerintah.

"Makanya, kita bilang enggak bisa ganti maka kita menyediakan rusun, itu saja. Ini ngotot rusun mau dan duit mau. Kebiasaan, sudahlah kita gusur," ujar Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Balai Kota Jakarta, Kamis (20/8/2015).

Selain itu, ia juga mempertanyakan sikap warga meminta uang ganti rugi kepada pemerintah. Padahal, menurut Ahok, mereka sudah membangun rumah di atas tanah negara.

"Nah, sekarang logikanya, kamu tanpa izin mendirikan bangunan di atas tanah negara. Kira-kira kalau dia tuntut ganti, terus saya ganti, maka saya ditangkap enggak? Kira-kira gitu saja logikanya," terang dia.

Seperti diberitakan, sebanyak 2.150 pasukan gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP pada hari ini dikerahkan untuk memaksimalkan relokasi sekira 520 kepala keluarga yang terletak di RW 01, 02, dan 03 Kampung Pulo. (fal)

(Syukri Rahmatullah)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement