SIDOARJO – Di balik terpuruknya ekonomi Indonesia akibat melemahnya nilai Rupiah terhadap dolar Amerika, ternyata memberi berkah tersendiri bagi sejumlah eksportir.
Di saat dolar Amerika melangit dan Rupiah “melintir” ke angka Rp14 ribu per USD1, sejumlah eksportir malah bisa meraup untuk mencapai dua kali lipat.
Para eksportir kini makin bisa menambah nilai ekspor mereka, lantaran keuntungan mereka melonjak. Seperti yang dialami Alim Markus, eksportir di Sidoarjo, Jawa Timur.
Dia bisa menambah nilai ekspor barang dan pekerja industri ekspor juga mampu menambah pemasukan setelah produsen menambah jam kerja mereka.