NEW YORK – Kepala Rabi Israel mengatakan keinginan Israel untuk menghancurkan Masjid Al-Aqsa adalah fitnah. Sayangnya, fitnah tersebut terlanjur menyebar seperti virus sehingga menyebabkan kekacauan pada akhir-akhir ini di negaranya.
“Bohong besar. Tidak ada yang mau melakukannya. Tidak juga pemerintah Israel. Kami perlu menjelaskannya pada kalian. Fitnah itu adalah kesalahan besar,” ujar Rabi David Lau Seperti dilaporkan New York Times, Jumat (16/10/2015).
Pernyataan tersebut dikeluarkan pria berusia 49 tahun itu dalam jamuan makan malam pemimpin umat Yahudi dengan Islam di New York, Amerika Serikat (AS). Jamuan makan malam diadakan oleh Lembaga untuk Pemahaman Antar Etnis (FFEU) pimpinan Rabi Marc Shneir, Rabi Kepala di AS.
Schneir mengatakan, kabar burung tersebut menyebar seperti virus di kalangan umat Islam. Turut hadir dalam jamuan tersebut adalah Imam Besar New York, Imam Shamsi Ali. Schneir bersama Shamsi Ali baru-baru ini mengunjungi Indonesia untuk mempromosikan buku yang mereka tulis bersama. Pertanyaan tentang konflik di Masjid Al-Aqsa adalah pertanyaan utama dalam kunjungan keduanya.
Para pemimpin Islam termasuk juga Presiden Palestina Mahmud Abbas mengklaim berkali-kali bahwa Israel akan menghancurkan Masjid Al-Aqsa. Namun, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu sudah berkali-kali pula menolak klaim tersebut.
(Hendra Mujiraharja)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.