JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan akan mengganti helikopter kepresidenan jenis Superpuma dengan helikopter mewah tipe AgustaWestland AW101.
Menyikapi hal itu, Pengamat Penerbangan Gerry Soejatman mengatakan, sebelumnya Presiden Amerika juga berencana menjadikan heli buatan Inggris - Italia tersebut sebagai tunganggannya. Namun dibatalkan lantaran harganya terlalu mahal.
"AW101 juga pernah diseleksi jadi helikopternya Presiden Amerika. Tapi dibatalkan, jadi setelah menang kontrak kan disuruh mengajukan biaya tambahan lagi untuk customize modifikasi agar sesuai dengan standarnya Presiden, tapi akhirnya di-cancel karena harganya terlalu mahal," ujarnya, Rabu (25/11/2015).
Oleh karena itu, Gerry menyanyangkan sikap Jokowi yang membeli helikopter mewah itu. Menurutnya lebih baik pria asal Solo menggunakan Superpuma buatan dalam negeri hasil produksi PT Dirgantara Indonesia (PT DI).
"Kalau PT DI bisa bikin, kenapa tidak pakai itu saja? Kalau saya lebih memilih itu (buatan PT DI). Tipe itu suah dibilang handal," ujarnya, Rabu (25/11/2015).