Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Jaga Nawacita, Jokowi Harus Pilih Menteri yang Konsisten

Achmad Fardiansyah , Jurnalis-Jum'at, 08 April 2016 |06:50 WIB
Jaga Nawacita, Jokowi Harus Pilih Menteri yang Konsisten
Ilustrasi (Okezone)
A
A
A

JAKARTA – Perombakan kabinet atau reshuffle di Kabinet Kerja Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) kian santer dibicarakan. Meski demikian ada sejumlah posisi menteri yang harus diamankan guna mempertahankan nawacita yang diusung Jokowi sejak awal menjabat sebagai Presiden.

“Saat ini semua menteri berpeluang dicopot. Kendati menteri yang dicitrakan orangnya Jokowi mungkin lebih aman. Pratikno, Luhut Pandjaitan, Rizal Ramli, Bambang Brodjonegoro dan Thomas Lembong,” kata Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio kepada Okezone, Jumat (8/4/2016).

Perombakan posisi menteri, lanjut dia, juga dilakukan untuk memenuhi janji-janji politiknya pada saat kampanye Pilpres lalu. (Baca juga: Soetrisno Bachir Ogah Jadi Menteri Jokowi)

“Saya rasa alasan utama Presiden ingin melakukan reshuffle adalah karena keinginan besar dari Presiden memenuhi janji kampanyenya. Nah, untuk memenuhi janji kampanye Jokowi harus memiliki tim solid yang satu visi dan misi,” ucapnya.

Oleh karena itu, saran Hendri, untuk mendapatkan formasi yang dibutuhkan Jokowi, Presiden harus melakukan perombakan sesuai dengan program nawacita yang selama itu menjadi tujuannya.

“Jokowi harus memiliki jajaran menteri yang konsisten dan berkomitmen terhadap nawacita. Jokowi perlu memiliki menteri yang menjaga nawacita tercapai dan mencegah agar nawacita tidak berubah menjadi tawa cita atau cita-cita yang ditertawakan,” pungkasnya.

 

(Rachmat Fahzry)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement