MOJOKERTO - Konser band reggae di Gedung Olah Raga (GOR) Majapahit, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto dibubarkan paksa oleh petugas kepolisian dari Polres Mojokerto Kota pada Minggu malam.
Sebab, salah satu band lokal yang bernama Mesin Sampink menyanyikan lagu Genjer-Genjer, yang identik dengan Partai Komunis Indonesia (PKI). Tim satuan intelkam yang memantau situasi, langsung naik ke atas panggung dan mengamankan personel Mesin Sampink yang tengah perform.
Salah satu panitia konser, Defy membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya tidak menyangka ada insiden seperti itu. Meski demikian, banyak penonton yang kecewa karena acara harus dibubarkan paksa.
"Ya, ada lagu dibawakan salah satu band yang tidak sesuai kehendak mereka (polisi), lagu Genjer-Genjer," ujarnya.
Defy menjelaskan, kalau konser tersebut murni untuk hiburan semata, tidak ada unsur lainnya. Selain itu juga untuk mengapresiasi band-band lokal Mojokerto. "Temanya saja 'Aku Gak Malesan', tujuannya biar teman-teman lebih semangat. Tidak ada unsur lain-lain," imbuhnya.