Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ribut Masalah Utang, Anggota Polres Dikeroyok Oknum Brimob

Banda Haruddin Tanjung , Jurnalis-Sabtu, 04 Juni 2016 |16:21 WIB
Ribut Masalah Utang, Anggota Polres Dikeroyok Oknum Brimob
Ilustrasi
A
A
A

PEKANBARU - Seorang anggota polisi, Aiptu Syamsul Bahri (44) mengadu ke Polresta Pekanbaru karena menjadi korban pengeroyokan. Korban mengatakan, pelakunya adalah sejumlah oknum dari Brimob Polda Riau.

Saat dikonfirmasi terkait pengeroyakan, Kapolresta Pekanbaru AKBP Toni Hermawan pun membenarkan peristiwa tersebut. Korban sudah melaporkan kasus itu, dan pihaknya siap menindaklannjutinya.

"Korban merupakan anggota polisi di Tembilahan Kabupaten Inhil, Riau. Saat ini laporan sudah diteriman dan kita tindaklanjuti," kata Kapolresta AKBP Toni kepada Okezone Sabtu (4/6/2016).

Informasi yang dihimpun, kasus pengeroyokan sesama polisi ini terjadi pada 2 Juni 2016 sekira pukul 22.30 WIB. Saat itu, Aiptu Syamsul Bahri berjumpa dengan pelaku, Bripda DK yang sudah dikenal korban di sebuah tempat di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Pelaku memita korban mencarikan mobil untuk dibelinya. Korban menyanggupi permintaan Bripda DK, sebagai tanda jadi, pelaku menyerahkan Rp50 juta sebagai uang muka. Uang itu kemudian diterima Aiptu Syamsul Bahri.

Selang beberapa waktu, pelaku menghubungi nomor seluluer korban menanyakan mobil dan uangnya. Di sana terjadi keributan. Bripda DK bersama teman-temannya ke rumah korban. Pelaku meminta uang Rp50 juta dikembalikan. Terjadilah adu mulut, pelaku bersama temannya menghajar korban. Setelah korban babak belur, para pelaku meninggalkannya.

"Setahu saya, mereka itu ribut masalah utang piutang ada kesalahpahaman saja," ujar Kapolresta.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement