Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Lima Bangsa Paling Ditakuti dalam Sejarah Dunia

Emirald Julio , Jurnalis-Minggu, 18 September 2016 |19:01 WIB
Lima Bangsa Paling Ditakuti dalam Sejarah Dunia
Ilustrasi. Suku Maori di Selandia Baru. (Foto: New Zealand)
A
A
A

• Aztec

Bangsa Aztec merupakan kelompok etnis yang berada di Meksiko tengah dan mereka mendominasi wilayah Mesoamerica pada abad ke 14 hingga 16. Bangsa ini juga memiliki tradisi yang membuat bangsa lainnya takut, yaitu mereka kerap menjalankan ritual pengorbangan manusia.

Ritual pengorbanan manusia ini mulai mencapai zaman keemasannya di Aztec ketika mereka mulai menggunakan sistem Teokrasi. Bangsa Aztec percaya setiap 52 tahun sekali, jika mereka tidak memuaskan para dewa maka dunia akan berakhir.

Bangsa Aztec juga meyakini cara memuaskan para dewa ialah melalui ritual pengorbanan manusia. Sekira 20 ribu orang dibunuh oleh bangsa Aztec demi memuaskan Dewa Matahari mereka. Jantung para manusia yang dikorbankan dipotong keluar dari tubuh mereka dan beberapa bagian dari tubuh mereka dimakan oleh bangsa Aztec.

Itu baru untuk satu dewa. Faktanya, bangsa Aztec memiliki banyak dewa yang harus di-“puas”-kan. Jika lama tidak turun hujan maka beberapa anak kecil akan dikorbankan di beberapa lokasi, sebab bangsa Aztec percaya air mata anak-anak tersebut akan membantu menurunkan hujan.

Sedangkan untuk Dewa Api, pasangan suami-istri yang baru menikah akan dilemparkan ke dalam api, hingga keduanya tewas terbakar. Masih ada satu ritual lagi yang bikin bulu kuduk merinding, yaitu ritual Dewi Jagung. Pada ritual ini seorang perempuan yang masih perawan dipaksa menari selama seharian dan dibunuh serta dikuliti. Kulit dari perempuan malang itu selanjutnya akan digunakan oleh seorang pendeta Aztec.

• Keltik

Bangsa Keltik atau Celtic merupakan sebutan bagi orang-orang yang tinggal di wilayah jajahan yang membentang dari British Isles hingga ke Gallatia. Bangsa ini kerap bertikai dengan bangsa lain yang tinggal dekat perbatasan mereka. Walaupun tidak ada catatan sejarah tentang eksistensi mereka, namun bangsa ini tetap terkenal di wilayah Eropa.

Pasukan Keltik terkenal sebagai pemburu kepala. Pasalnya, bangsa ini kerap menggunakan kepala korban mereka yang sudah terlepas dari tubuhnya untuk dijadikan semacam “hiasan” yang diletakkan di kereta kuda tempur serta rumah mereka.

Memotong kepala musuh adalah kebanggaan tersendiri bagi mereka. Kepala-kepala tersebut kemudian akan diikatkan di kuda yang mereka tunggangi untuk kembali ke desa tempat tinggalnya. Kepulangan dari medan perang ini akan diiringi nyanyian sepanjang jalan sebagai bentuk representasi kemenangan mereka.

Sesampainya di rumah, orang-orang Keltik akan membalsem kepala milik musuh bebuyutan mereka menggunakan minyak cemara. Kemudian, kepala tersebut mereka letakkan di dalam kotak dan menjadi piagam yang orang Keltik banggakan kepada orang asing atau para tamunya.

(Silviana Dharma)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement