Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pengusaha Muslim Surabaya Sediakan Bus Angkut Peserta Aksi 212

Agregasi Sindonews.com , Jurnalis-Kamis, 01 Desember 2016 |12:32 WIB
Pengusaha Muslim Surabaya Sediakan Bus Angkut Peserta Aksi 212
pengusaha muslim sediakan bus untuk angkut pedemo (Foto: Sindonews)
A
A
A

SURABAYA - Sejumlah pengusaha muslim Surabaya yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Pengusaha Peduli Islam menyediakan empat bus umum untuk mengangkut ratusan peserta demo damai 2 Desember di Jakarta.

Bus-bus yang mengangkut ratusan massa ormas Islam tersebut mulai diberangkatkan Rabu malam 30 November 2016. Hal ini dilakukan meski mereka mendapat ibauan untuk tidak melakukan aksi menuju ke Jakarta

Koordinator Aksi, Khoirul Hidayat mengatakan, sebelum berangkat mereka terlebih dulu berkumpul di Masjid Agung Al Akbar Surabaya untuk pendataan dan pengarahan. Keberangkatan umat Islam asal Surabaya ini atas keinginan mereka sendiri.

“Untuk menghindari penyusupan para peserta unjuk rasa ini didata satu persatu, tas dan barang bawaan mereka pun juga diperiksa untuk menghindari hal hal yang tak diinginkan,” ujar Khoirul.

Keberangkatan mereka ke Jakarta untuk bergabung dengan massa aksi lain di Tanah Air.

“Selama di Jakarta kita akan menumpang di Masjid Cut Meutia, Menteng sebelum nantinya mereka akan serentak menggelar aksi damai di Tugu Monas Jumat pagi," katanya.

Keberangkatan massa ormas Islam dari Surabaya berlangsung secara bergelombang sejak beberapa hari lalu. Untuk hari ini saja keberangkatan dilakukan di tiga titik yakni Masjid Al-Akbar Surabaya dan Masjid Sunan Ampel. Sementara untuk jalur kereta api, massa berangkat melalui Stasiun Pasar Turi Surabaya.

(Rizka Diputra)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement