Image

Total 11 Jenazah Korban Pesawat Jatuh Rusia Telah Ditemukan

Proses Pencarian Korban Pesawat Militer Rusia yang Jatuh Terus Dilakukan. (Foto: CNN)

Proses Pencarian Korban Pesawat Militer Rusia yang Jatuh Terus Dilakukan. (Foto: CNN)

SOCHI - Upaya pencarian tubuh korban jatuhnya pesawat Tu-154 di laut hitam, pesisir laut Sochi, Rusia, terus dilakukan secara massif. Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia secara resmi telah mengumumkan, tidak ada korban selamat dalam insiden kecelakaan tersebut.

Seperti dilansir CNN, Senin (26/12/2016), sejauh ini petugas telah menemukan 11 jasad dari total 93 korban. Pesawat diketahui mengangkut 93 penumpang yang terdiri dari delapan awak, sembilan jurnalis, dan 76 anggota paduan suara Militer Rusia, Alexandrov Ensemble saat jatuh dalam perjalanan menuju Suriah.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertahanan Rusia, sekira 3.500 petugas dikerahkan guna melakukan pencarian korban.

 

"Armada kapal, penyelam dan pesawat terus didatangkan ke daerah operasi pencarian korban, yaitu terdiri dari 39 kapal, 135 penyelam dan tujuh kapal selam. Personel militer dari distrik selatan terus berjaga di garis pantai untuk menemukan jenazah korban serta mengumpulkan puing-puing pesawat maupun mengunpulkan barang-barang pribadi milik para korban," tulis Kementerian Pertahanan Rusia dalam keterangan resminya.

Sebuah pesawat militer dikerahkan untuk membawa 10 jenazah dan puing pesawat ke Moskow untuk dilakukan tes DNA pada Senin 25 Desember.

Sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin telah memerintahkan Perdana Menteri, Dmitry Medvedev untuk membentuk tim khusus untuk menyelidiki penyebab jatuhnya pesawat. Ketua Komite Urusan Pertahanan Parlemen Rusia, Viktor Ozerov, mengungkapkan teroris telah dikesampingkan sebagai dalang dari kecelakaan tersebut.

"Teroris benar-benar tidak termasuk penyebab kecelakaan pesawat. Pesawat tersebut harusnya memutar balik di atas laut setelah lepas landas. Namun, tampaknya pesawat mungkin telah mengambil arah yang salah," ujar Ozerov.

Sementara itu, Komite Investigasi Rusia, telah memulai operasi penyelidikan terkait penyebab jatuhnya pesawat.

"Penyebab bisa saja karena adanya pelanggaran aturan keselamatan penerbangan," tutur Juru Bicara Komite, Svetlana Petrenko Tass.

Tim penyelidik rencananya akan menyita seluruh dokumen yang terkait dengan penerbangan pesawat Tu-154 sebagai bahan penyelidikan. Sementara itu, Ahli Meteorologi, Derek Van Dam mengungkapkan, tidak ada indikasi cuaca buruk sebagai penyebab jatuhnya pesawat. (rav)

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x