Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siapa yang Bisa Jadikan Jakarta Ramah Disabilitas?

Arie Dwi Satrio , Jurnalis-Kamis, 19 Januari 2017 |07:13 WIB
Siapa yang Bisa Jadikan Jakarta Ramah Disabilitas?
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Pengamat perkotaan, Yayat Supriyatna melihat masih terdapat beberapa persoalan di Jakarta yang seharusnya diperhatikan oleh para calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta.

Salah satunya, mewujudkan Kota Jakarta yang ramah disabilitas atau untuk orang-orang yang mempunyai keterbatasan. Menurut Yayat, hingga saat ini, Jakarta masih sangat minim fasilitas yang ramah disabilitas.

‎"Oh masih jauh dari ramah disabilitas, kita lihat sajalah, beberapa tahun ini aja enggak banyak kemajuan yang signifikan‎," ujar Yayat saat berbincang dengan Okezone, Rabu 18 Januari 2017 malam.

Dalam hal ini, Jakarta di bawah kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dinilai masih belum banyak memperhatikan ruang publik yang ramah untuk disabilitas‎. Karena itu, sambungnya, para calon gubernur dan wakilnya sudah seharusnya memasukkan program ramah disabilitas dalam janji-janjinya.

"Itu PR harus dilakukan semua orang, itu hak. Coba liat, berapa persen para kandidat calon memberikan ruang usaha, kesempatan, bagi yang punya hak. Kalau mereka dipenjara di rumah sama saja," katanya.

Yayat menambahkan, pembangunan di Ibu Kota saat ini, juga belum menyentuh aspek keramahan bagi mereka yang terbatas. ‎Oleh karenanya, masyarakat diminta agar kritis dalam kondisi tata kota saat ini.

"Ya gitu, kalau enggak diteriakin, ya enggak bertindak, enggak berbuat. Harus diingatkan erus menerus, maka harus dimasukkan kedalam program-program yang sekarang," tukasnya.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement