HARBIN – China dilaporkan menempatkan peluncur rudal di Provinsi Heilongjiang dekat perbatasan dengan Rusia. Peluncur rudal tersebut berjenis rudal antarbenua, Dongfeng-41 ICBM.
Media Hong Kong dan Taiwan mewartakan, muncul gambar-gambar peluncur rudal Dongfeng-41 yang ditempatkan di wilayah China daratan. Global Times menyatakan, gambar-gambar tersebut diambil di wilayah Provinsi Heilongjiang.
Rudal Dongfeng-41 merupakan rudal antarbenua yang dapat menempuh jarak hingga 15.000 kilometer. Rudal ini juga disebut dapat menampung 10 hulu ledak nuklir.
Sebagaimana dikutip dari Russia Today, Selasa (24/1/2017), terdapat spekulasi China berencana menempatkan tiga brigade peluncur rudal Dongfeng-41di wilayah mereka. Global Times mengindikasikan, munculnya kabar penempatan peluncur rudal ini bertepatan dengan inaugurasi Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45.
Sebelum resmi menjadi Presiden AS, Trump sempat membuat geram Negeri Tirai Bambu dengan beberapa isu. Isu tersebut termasuk memandang Taiwan sebagai sebuah negara berdaulat.
Namun pihak Kremlin sendiri tidak merasa terancam dengan penempatan peluncur rudal tersebut. “Tentu saja, tindakan militer China, jika laporan terbukti benar, tidak dianggap sebagai ancaman bagi negara kita (Rusia),” juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.
(Silviana Dharma)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.