MEDAN - Aksi sweeping terhadap operasional transportasi berbasis aplikasi daring (online) masih terus terjadi di Medan, Rabu (22/2/2017).
Para penarik becak bermotor (betor) yang melakukan sweeping, tak hanya menyasar pengendara ojek online Go-Jek. Mereka juga menyasat pengendara taksi online Grab.
Siang tadi setelah salah seorang pengendara Go-Jek mendapat intimidasi hingga berujung bentrok di depan Stasiun Kereta Api Besar Medan. Sedangkan sore ini salah seorang sopir Grab diserang sejumlah penarik betor saat berada di depan Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.
"Korban dipukuli dan mobilnya dilempari. Kalau enggak salah tadi nama korbannya Frans Kie. Orang Tionghoa. Dia dibawa ke RS Vina Estetika di Jalan Iskandar Muda," ujar Ridwan, saksi mata penyerangan itu.
Kapolsekta Medan Baru, Roni Bonic saat dikonfirmasi membenarkan adanya penyerangan tersebut. "Iya benar, anggota kita sudah di lokasi untuk menenangkan massa. Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Korban sedang buat laporan," ujar Roni.
(Arief Setyadi )
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.