MEDAN – Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Simalungun bernama Lukman Damanik diduga kabur saat Operasi Tangkap Tangan (OTT) Tim Saber Pungli Polda Sumut.
Kasubbid Penmas Polda Sumut, AKBP MP Nainggolan mengatakan, pada saat Tim Saber Pungli melakukan pemeriksaan di ruang koperasi yang jadi tempat dilakukan transaksi pemberian uang pengangkatan CPNS.
Namun, saat itu Lukman Damanik tidak berada di tempat. Menurut keterangan dari Novelinda Silalahi (Pegawai honorer Dinas Kesehatan Simalungun), Lukman sedang mengikuti rapat di DPRD Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
"Tim dari Satgas Saber Pungli menyuruh untuk mengunci ruang kerja Sekretaris Dinas Kesehatan Simalungun. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan pintu ruang kerja itu dalam keadaan rusak (dicongkel) dan diduga Lukman Damanik melarikan diri," jelas AKBP MP Nainggolan, Selasa 4 Juli 2017.
Diduga Lukman kabur karena bawahannya tertanggap tangan menerima uang sebanyak Rp80 juta untuk pengangkatan pengawai honorer jadi CPNS.