OTT Pungli Kepengurusan Surat Tanah, Kades Ini Ditangkap Polisi

Banda Haruddin Tanjung, Okezone · Kamis 21 Oktober 2021 19:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 10 21 340 2489673 ott-pungli-kepengurusan-surat-tanah-kades-ini-ditangkap-polisi-X8i4wucdRh.jpg Illustrasi (foto: dok Okezone)

PEKANBARU - Polres Rokan Hulu, (Rohul), Riau menangkap seorang kepala desa (Kades). Pak Kades itu terkena Operasi Tanggkap Tangan (OTT) karena melakukan Pungli (pungutan liar) terhadap warga dalam pengurusan surat tanah.

Kades yang ditangkap adalah Soewardi Soeryaningrat. Dia merupakan Kades Rokan Timur, Kecamatan Rokan IV Kota. Dari operasi ini polisi mengamankan barang bukti Rp20 juta.

"OTT terhadap Kades Soewardi ini merupakan tindak lanjut dari keluhan dan pengaduan warga ke Polres Rohul tentang proses pembuatan SKRT (Surat Keterangan Riwayat Tanah) dan SKGR (Surat Keterangan Ganti Kerugian)," kata Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, Kamis (21/10/2021).

Baca juga:  Lakukan Pungli Sertifikat Tanah, Oknum Lurah Ditangkap

Selain menangkap Soewardi , polisi juga menciduk Kaur (Kepala Urusan) Tata Usaha Desa Rokan Timur bernama Sukron. Dari informa dalam pengurusan persil dikenakan Rp2 juta.

Kemudian pada 19 Oktober 2021 polisi melakukan penyelidikan di kantor desa. Dari pengintaian di kantor desa itu, ditemukan ada 10 persil SKRT dan SKGR yang sedang dikoreksi dan ditandatangani oleh Kades Soewardi.

Baca juga:  OTT di Bandar Lampung, Propam Polri Bakal "Sikat" Siapa pun Terlibat Pungli SIM

"Kita temukan aksi pungutan untuk 10 persil yang dikenakan biaya masing-masing Rp2 juta. Totalnya adalah Rp20 juta," kata Kapolres Rohul, AKBP Eko Wimpiyanto.

Kepada kedua tersangka dikenakan Pasal 12 huruf e undang undang nomor 31 tahun 1999 sebagai mana diubah dengan undang undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo Pasal 55 KUH-Pidana, pasal turut serta ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini