NEWS » Topik

  • Polisi Dikeroyok, Enam Satwa Langka Diamankan

    Kamis, - 21:03 wib
    Berawal dari dikeroyoknya dua petugas polisi, enam satwa langka dan dilindungi seperti Beruang Madu, Kera dan burung Cendrawasih disita dari sebuah tempat tinggal di Komplek Sekneg Blok A 25 Jalan Agung Utara X RT 5 RW 9 No 9, Tanjung Priok, Jakarta Utara.
  • 80 Ekor Penyu Dilepasliarkan dari Penangkaran

    Kamis, - 15:55 wib
    Sekitar 80 ekor anak penyu (tukik) dilepasliarkan di Pantai Trisik, Desa Banaran Kecamatan Galur, Kamis (10/9/2008).
  • Harimau Berkeliaran, Karyawan Panik Sesaat

    Kamis, - 10:19 wib
    Karyawan BOB PT Pertamina Bumi Siak Pusoka di Desa Pedada Kecamatan Sabak Auh yang tinggal di mess panik bukan kepalang saat melihat seekor harimau dewasa asyik lalu lalang di kawasan mess mereka.
  • Musim Kemarau, Kera Ekor Panjang Mengancam Borobudur

    Rabu, - 17:41 wib
    Sebanyak empat Kecamatan di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah rawan serangan kera ekor panjang, pada musim kemarau. Masing-masing, Kecamatan Borobudur, Muntilan, Dukun, dan Ngablak.
  • Nasib Rusa-Rusa Kumal di Penangkaran

    Sabtu, - 06:41 wib
    Selain stress, rusa sering tidak tahan dengan hawa dingin di malam hari. Akibat dingin tak sedikit rusa mengalami kembung hingga kejang-kejang. Dan jika tidak diketahui, nyawa rusa bisa tak tertolong juga.

  • Dagang Gading Gajah, Kepala Kampung Ditangkap

    Selasa, - 10:31 wib
    Seorang kepala kampung di Lampung Tengah diamankan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung, karena kedapatan memperdagangkan gading gajah. Selain gading, kepala kampung ini juga menjual kulit harimau, beruang madu, dan pipa rokok dari gading dan tulang binatang.
  • Gubernur Minta Harimau Aceh Dikembalikan

    Senin, - 12:51 wib
    Gubernur Aceh Irwandi Yusuf mempertanyakan pemindahan lima ekor Harimau Sumatera asal Aceh Selatan ke Taman Nasional Bukit Barisan Selatan Lampung. Gubernur meminta Harimau itu dikembalikan ke habitatnya di Aceh.
  • Cegah Wabah, Ternak di NTT Diberi "KTP"

    Jum'at, - 02:11 wib
    Pemerintah Nusa Tenggara Timur semakin memperketat lalu lintas ternak di wilayah. Langkah ini diambil guna mencegah penularan penyakit rabies (anjing gila), antrax, flu burung dan berbagai jenis penyakit mematikan lainnya.
KOMENTAR TERBANYAK »