Kepala Pusat Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan untuk mengantisipasi dampak kerusakan akibat gempa bumi, Indonesia harus mempunyai tata ruang yang berbasis bencana.
Dijelaskan beberapa titik yang dikatakan rawan itu tersebar diantaranya di Barat Sumatera, Selatan Jawa, Selatan Bali hingga Nusa Tenggara, Halmahera, Utara Papua barat, dan utara Sulawesi.