Pasca Soeharto lengser dari jabatannya pada 21 Mei 1998 silam, spekulasi terus bermunculan salah satunya Soeharto beserta keluarganya telah menimbun harta di bunker rumahnya dan menyimpan uang di luar negeri.
Figur Siti Hartinah Soeharto (Ibu Tien) memiliki pengaruh besar di keluarga Cendana. Percaya atau tidak, karir politik Soeharto menjadi terpuruk pasca meninggalnya Ibu Tien. Belum lagi kisah rumah tangga anak-anaknya yang kerap menjadi sorotan.
Baharuddin Jusuf Habibie menjadi salah satu anak didik kesayangan Soeharto kala itu. Saking sayangnya, Soeharto rela mengutus orang untuk menjemput Habibie ke Jerman dan dijadikan Menteri Riset dan Teknologi selama beberapa periode, hingga akhirnya menjadi wakil presiden.
Semasa hidupnya, Soeharto dikenal sebagai sosok orang tua yang sangat mencintai anak-anaknya. Saking sayangnya, Soeharto kerap mengajak keluarga saat menjalankan tugasnya di dalam atau pun di luar negeri.
Sebelum menjadi presiden kedua Republik Indonesia, Soeharto dikenal publik sebagai komandan perang yang terlibat dalam serangan umum 1 Maret di Yogyakarta dan penumpasan G 30 S PKI.
Hutomo Mandala Putra atau yang lebih dikenal dengan nama Tommy Soeharto memandang sosok sang ayah, Soeharto sebagai sosok yang istimewa. Dia pun memberikan kado yang terbaik di peringatan HUT Soeharto, 8 Juni 2011.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (KY) Jimly Asshiddiqie mengatakan masyarakat kecewa dengan kondisi negeri saat ini sehingga kembali mengingat kenangan dulu semasa Orde Baru.