PALEMBANG - Pemilihan kepala daerah pilkada gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) dijadwalkan berlangsung Juni 2008. Anggaran dana yang diusulkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumsel sebesar Rp237 miliar dianggap terlalu besar.
Anggapan itu muncul lantaran Panitia Anggaran (Panggar) DPRD Sumsel telah melakukan studi banding ke Padang di mana otoritas setempat mengadakan Pilkada provinsi Sumatra Barat dengan dana yang disetujui DPRD Sumbar sebesar Rp75 miliar.
"Anggaran Rp237 miliar itu merupakan pemborosan, karena itu harus dipangkas," kata Ahmad Lagan, anggota DPRD Sumsel, Minggu (04/11/2007).
Menurut Lagan, dengan asumi 4,7 juta mata pilih, secara ideal dana yang dibutuhkan pada Pilkada Sumsel berkisar Rp130 hingga Rp160 miliar. Wakil rakyat asal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Sumsel itu menilai dana tersebut perlu dipangkas.
(Fetra Hariandja)