BANYUMAS - Hujan deras pada Minggu (11/11/2007), membuat pondasi jalan raya provinsi di Desa Banteran, Kecamatan Wangon, Kabupaten Banyumas, ambrol. Akibatnya, jalan penghubung Banyumas-Cilacap-Bandung itu terancam putus. Pengendara kendaraan bermotor diminta berhati-hati saat melewati daerah tersebut.
Ketua RT setempat, Sugiono mengatakan, ambrolnya pondasi bahu jalan propinsi itu karena tergerus luapan laju air. Drainase yang tersumbat sampah menjadi salah satu penyebabnya. "Pondasi itu tak dapat menahan luapan air. Apalagi saat hujan datang, drainase itu kerap banjir. Luapan air itu mengikis air kemudian membuatnya ambrol," katanya, Minggu (11/11/2007).
Dia menambahkan, jika tidak segera diperbaiki dengan permanen, lambat laun akan putus total. Pasalnya, tanah pinggir jalan raya itu tidak dapat menahan terjangan air. tanah setinggi satu meter dapat tergusur air hujan. "Tanah itu mulai parah karena terkikis, sehingga daya tahan tanah berkurang," imbuhnya.
Untuk saat ini, yang bisa dilakukan warga adalah memasang dua buah drum yang dipasang di pinggir jalan itu agar pengendara waspada. Apalagi, selain rawan longsor, kondisi jalan rawan kecelakaan lalu lintas. Kondisi di sekitarnya juga tempak beberapa lobang.
Pantauan di lapangan, di jalan raya Ajibarang-Wangon terdapat beberapa titik jalan berlobang. Titik jalan berlobang itu antara lain di jalan raya Desa Banteran, Cikakak, Windunegara, Tiparkidul, Karangbawang serta sebelah selatan terminal Ajibarang.
(Fitra Iskandar)