JAKARTA - Ketua MPR Hidayat Nur Wahid menilai program renovasi rumah anggota DPR adalah program yang aneh. Apalagi menganggarkan uang sewa sebesar Rp13 juta perbulan untuk para anggota selama renovasi.
"Itu satu hal yang aneh. Rekan-rekan DPR juga mempermasalahkan, kok bisa ada program seperti itu," kata Hidayat, di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (13/12/2007).
Karena itu, Hidayat menyarankan agar hal itu dikoreksi kembali oleh BURT. Apalagi penolakan dari anggota DPR sendiri juga besar.
Mengenai apakah pelaksana proyek renovasi harus ditender, Hidayat mengaku tidak mengerti. "Namun seharusnya BURT mempertimbangkan apa yang jadi kepentingan publik. Silahkan DPR bahas itu sebaik-baiknya," tandasnya.
Anggota DPR dari Fraksi Partai Golkar Ferry Mursyidan Baldan menyatakan selama ini BURT memang sering membuat program yang aneh. Seperti masalah renovasi rumah tersebut.
"Ini karena selama ini banyak hal yang dibangun dengan argument yang tidak kurang kuat dan komunikasinya juga tidak efektif," ujar Ferry.
Maka Ferry menyarankan agar dalam membuat program, BURT, diharapkan dapat mengkomunikasikannya lebih baik agar tidak mendapat sorotan yang negatif.
(Fitra Iskandar)