Unggas Mati Mendadak, 27 Kelurahan di Tegal Disemprot

Untung Subejo, Jurnalis
Jum'at 14 Desember 2007 17:50 WIB
Share :


TEGAL - Sebanyak 27 kelurahan di Kota Tegal menjadi prioritas penyemprotan pencegahan flu burung (Avian Influenza/AI). Langkah ini dilakukan menyusul kembali diketemukannya kasus kematian unggas secara mendadak sejak sebulan terakhir.

Kepala Dinas Kelautan dan Pertanian (Dislatan) Kota Tegal Basuki Pudjianto melalui Kasi Keswan dan Kesmavet Wiseno Adi mengungkapkan, dalam sebulan terakhir pihaknya kembali menerima laporan adanya unggas peliharaan yang mati mendadak.

"Ya, beberapa kali kami terima laporan itu. Dengan cuaca yang seperti ini masyarakat memang harus lebih waspada terhadap flu burung," ujar Wiseno yang keberatan menjelaskan berapa jumlah unggas yang mati secara mendadak, Jumat (14/12/2007).

Rata-rata unggas yang mati adalah jenis ayam kampung yang dipelihara warga setempat. Namun dia memastikan, tahun 2007 ini belum ada unggas yang mati karena terjangkit Avian Influenza. Diduga, kematian disebabkan oleh daya tahan unggas yang lemah. "Kalau 2006 lalu memang ada (kena AI)," timpalnya.

Sementara itu, Abden Harimutri selaku Tim Penanggulangan Virus Flu Burung di Kota Tegal menegaskan, mulai Senin 17 Desember mendatang pihaknya akan melakukan penyemprotan menyeluruh di 27 kelurahan sebagai langkah antisipatif menghindari berjangkitnya AI.

"Itu merupakan gerakan mobilisasi masyarakat untuk mencegah flu burung. Caranya, dengan penyemprotan menyeluruh di 27 kelurahan menggunakan cairan desinfektan serta pembersihan kandang," terang Abden seusai rapat kosolidasi pemantapan penanggulangan flu burung, di ruang Adipura, Pemkot Tegal.

Rencananya, sambung dia, sasaran pertama penyemprotan adalah Kecamatan Margadana dan Tegal Selatan. Disusul kemudian Kecamatan Tegal Barat dan Tegal Timur. Lokasi yang menjadi prioritas, kata dia, adalah RT yang menjadi sentra pemeliharaan unggas.

(Kemas Irawan Nurrachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya