TULUNGAGUNG - Pencurian perlengkapan tower selular nampaknya marak di Tulungagung. Setelah provider tower Telkomsel kecurian beberapa waktu lalu, kini giliran Indosat yang menjadi korbannya.
Sebanyak 10 batere dan sebuah gront yang terpasang dalam ruangan shelter tower di Desa Pucung Kidul Kec Boyolangu lenyap. Gembok yang terpasang pada pintu dalam keadaan rusak. Sementara ventilasi ruangan jebol.
Peristiwa ini diketahui Yayik Miftakhul Khoiri, warga setempat yang hendak mencari siput, sekira pukul 17.00 WIB, Jumat (14/12/2007).
Awalnya Yayik menemukan tutup ventilasi shelter tergeletak tak jauh dari tower. Melihat sesuatu yang tidak beres, Yayik lantas mendekati ruangan tower. Dari jarak yang agak jauh itu ia melihat ventilasi ruangan produksi sinyal selular itu telah jebol.
Kemudian, ketika jari tangannya menyentuh daun pintu besi, ternyata gembok ruangan telah rusak. Diduga aksi kejahatan itu berlangsung pada malam hari. Saksi kemudian melaporkan apa yang dilihatnya kepada perangkat desa yang selanjutnya menghubungi PT Indosat. Untuk sementara waktu tower tidak beroperasi.
Menurut keterangan pihak Indosat, kerugian dari aksi pencurian itu mencapai Rp 40 juta. Kabag Bina Mitra Polres Tulungagung Kompol Suparno ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa itu.
"Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terhadap pencurian yang terjadi di tower indosat ini. Sebab peristiwa ini tidak pertama kalinya terjadi di Tulungagung,"ujarnya.
(Syukri Rahmatullah)