Kantor Bayar Listrik Dirampok, Rp75 Jt Amblas

P Juliatmoko, Jurnalis
Rabu 13 Februari 2008 20:01 WIB
Share :

JEMBER - Kantor pembayaran rekening pelanggan telepon, listrik, dan air (Telisa) di Jalan PB Sudirman 18, Jember, dirampok siang tadi, Rabu (13/2/2008).

Sebanyak Rp 75 juta amblas dibawa kawanan perampok yang diperkirakan berjumlah empat orang.

Salah seorang saksi mata, Tomi Soesanto yang juga petugas penyambungan PLN Jember mengatakan, perampok itu menyekap lima orang yang berada di Kantor Telisa dengan lakban.

Lima orang tenaga outsourcing PLN Jember itu dua perempuan bernama Anis Rusmawati dan Sri Lestari. Sedangkan salah seorang petugas Satuan Pengamanan (Satpam) yakni Jumani dan dua petugas juru parkir yakni Anang dan Sukir juga disekap dengan lakban tidak bisa berbuat banyak.

Perampokan itu berawal saat loket pembayaran akan tutup. Pintu kantor itu sudah ditutup sebagian. Namun mendadak ada empat orang masuk ruangan kantor itu.

Satpam dan juru parkir masuk ke ruangan itu untuk menemani kedua karyawati yang sedang menghitung uang hasil pembayaran listrik para pelangga pada saat itu. Empat orang laki-laki dengan berpakaian rapi, bahkan memakai dasi memasuki ruangan yang sudah hampir tutup itu.

Tanpa curiga, Jumani menanyakan keperluan keempat orang itu. Empat orang itu berpura-pura akan membayar listrik.

"Tetapi salah seorang yang membawa tas berwarna hitam malah mengeluarkan senjata api, kalau tidak salah jenis FN. Dan mengarahkan ke wajah saya sambil berteriak 'diam semua dan jangan berteriak'," kata Satpam Kantor Telisa, Jumani sebelum memberikan keterangan di Polres Jember.

Dengan diancam pistol, perampok meminta Anis dan Sri Wulandari untuk membuka loker uang pembayaran rekening PLN dan membuka loker. Perampok langsung menggasak uang yang ada di dalamnya. Kemudian kedua karyawati yang telah menunjukkan uang tersebut
juga diikat serta mulut dibekap.

Setelah selama 15 menit beraksi di kantor tersebut, mereka melarikan diri. Perampok kemudian mengunci para karyawan itu di dalam ruangan. Pintu kantor tersebut dikunci dari luar. Untungnya, salah seorang korban berhasil melepaskan diri dari sekapan itu dan langsung menelepon kantor PLN UPJ Jember yang bertempat di Jalan Gajah Mada.

Kini personel Polres Jember memberi garis polisi warna kuning dan kantor Telisa diamankan. Sedangkan kelima orang yang menjadi korban penyekapan langsung dibawa ke kantor Polres Jember untuk dimintai keterangan.

(Nurfajri Budi Nugroho)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya