Disatroni Rampok, PRT Tewas Mengenaskan

Ainun Nadjib, Jurnalis
Senin 25 Februari 2008 21:30 WIB
Share :

BANTUL - Marfuah (33), seorang pembantu rumah tangga (PRT) ditemukan dalam kondisi tewas meninggal dunia dirumah majikannya di Samakan Baru, Bangunharjo, Kec Sewon, Kab Bantul, Senin (25/2).

Diduga kuat pembantu asal Magelang ini menjadi korban pembunuhan, sekujur tubuhnya penuh luka. Sejumlah perhiasan dan uang milik Yohanes Widianto sang majikan diketahui lenyap.

Korban ditemukan dalam kondisi tewas sekitar pukul 14.00 oleh Yovita Ornella (12) anak Yohanes. Saat ditemukan kondisi Marfuah sangat mengenaskan.

Sekujur tubuhnya terdapat luka gores akibat senjata tajam. Menurut Ornella saat pulang dari sekolah, ia merasa curiga melihat pintu depan dan garasi terbuka, sementara pintu kamarnya malah terkunci rapat. Kondisi beberapa kamar yang lain juga acak-acakan

Ornella kemudian membuka kamarnya dengan kunci cadangan. Saat itulah ia melihat tubuh Marfuah tengkurap di lantai dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. "Seluruh tubuhnya bersimbah darah," ujarnya.

Kejadian ini kemudian dilaporkan kepada kedua orang tuanya yang tengah bekeraja. Yohanes sendiri mengaku tidak tahu motif pelaku yang tega membunuh pembantunya yang telah bekerja selama 1,5 tahun ini. Ia terlihat sangat shock atas peristiwa ini, selama ini ia menilai Marfuah adalah pembantu yang baik dan bertanggungjawab.

"Saya benar-benar terkejut dan sedih. Selama ini saya tidak punya musuh atau berada dalam konflik keluarga," jelasnya.

Kepala Satuan Reskrim Polres Bantul Ajun Komisaris Polisi (AKP) Teguh Wahono mengatakan berdasarkan penyelidikan pelaku diketahui menggunakan senjata tajam dalam beraksi. "Melihat luka-lukanya, itu akibat senjata tajam," jelasnya.

Saat ini pihaknya tengah menyelidiki kasus ini. Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp50 juta, pihaknya memastikan motifnya adalah pencurian dengan kekerasan (curas). Kendati belum berhasil menangkap pelaku, Teguh optimistis pelakunya bisa segera tertangkap. "Kita sudah mengantongi nama, mudah-mudahan bisa segera tertangkap," tegasnya.

(Syukri Rahmatullah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya