BANDA ACEH - Seorang korban tsunami asal Desa Kajhu, Kecamatan Baitussalam Aceh Besar bernama Tarmizi, mengaku sebagai orang tua Riko Anggara, salah seorang peserta pentas idola cilik dan saatnya jadi idola yang di tayangkan di RCTI. Dirinya berharap pihak panitia penyelengara dapat mempertemukan riko dengan keluarganya.
"Saya yakin betul Riko itu anak saya. Nama dia bukan Riko tapi Rahmad Yani, kami sangat berharap bisa bertemu dengan dia," kata Tarmizi yang ditemui okezone di Banda Aceh, Senin (21/4/2008).
Menurut Tarmizi, saat tsunami lalu dia masih sekolah di SD Lampuuk Aceh Besar dan selalu rajin membantunya untuk berjualan es krim. Ia sangat yakin bahwa Riko adalah anaknya, dari suara dan gaya bicaranya.
Sementara istri Tarmizi, Suryati menjelaskan, saat menonton acara itu dirinya cukup terkejut dan sangat yakin kalau Riko adalah anaknya yang hilang. Menurut Suryati, Riko mempunyai bekas luka di betis sebelah kiri, akibat terjatuh pecahan piring.
"Kami sangat ingin bertemu dengan dia untuk memastikan, apakah dia anak kami atau bukan. Kami bukan mau cari popularitas, tapi kami sangat yakin kalau Riko yang nama sebenarnya Rahmat itu anak kami. Kemarin dia juga pernah mengaku kalau dia anak Aceh," ungkapnya.
Riko adalah seorang peserta pentas idola dari Jakarta. Dia pernah mengamen dan menjadi anak jalanan. Ia kini diasuh oleh nenek angkatnya, dan sangat bercita-cita menjadi idola cilik agar bisa membantu nenek angkatnya dan teman-teman yang senasib denganya.
(Kemas Irawan Nurrachman)