JAKARTA - Iklan politik Wiranto di sejumlah media massa membuat orang-orang dekat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meradang. Iklan tersebut dinilai tidak beretika.
"Seharusnya semua harus dengan etika politik yang baik," ujar Juru Bicara Presiden Andi Mallarangeng, di Gedung Eks Bina Graha, Jalan Veteran Raya, Jakarta Pusat, Jumat (23/5/2008).
Andi cukup memaklumi manuver-manuver politik menjelang Pemilu 2009. Banyak tokoh yang mencari celah untuk melemahkan pihak tertentu demi mengambil keuntungan politik.
Namun, Andi menyesalkan manuver yang ditempuh Wiranto tidak didasarkan kepada fakta yang benar. "Memancing di air keruh, ambisi pribadi. Dia itu seharusnya kalau mau bikin iklan harus ada kutipan dari mulut SBY," imbuhnya.