JAKARTA - Seorang anggota Samapta bernama Aipda Enryco menjadi korban aksi sweeping yang dilakukan oleh mahasiswa Universites Moestopo di depan kampus petang ini.
Pantauan okezone, Selasa (27/5/2008), Enryco diketahui sedang mengendarai motor dinasnya dari arah Majestik menuju ke arah Senayan. Dia menjadi korban diduga karena tidak mengetahui terjadi aksi sweeping mahasiswa tersebut.
Dia nyaris menjadi korban penganiayaan setelah motornya dihentikan dengan paksa oleh mahasiswa.
"Saya orang tua tidak bersalah," ujar Enryco ketika mahasiswa mengepungnya.
Urung melakukan penganiayaan terhadap anggota Samapta tersebut, mahasiswa menjadikan motor korban sebagai sasaran. Motor bernomor kendaraan B6699 SMF tersebut berkali-kali ditendang oleh mahasiswa. Hal itu terjadi setelah sebelumnya motor itu terjatuh.
Untung bagi Enryco, dirinya dapat selamat tanpa luka yang berarti. Namun tidak urung, kejadian tersebut menyebabkan ketegangan kembali muncul antara aparat dan mahasiswa.