Lokasi Jatuhnya AdamAir Sempat Simpang Siur

Hariyanto Kurniawan, Jurnalis
Sabtu 02 Agustus 2008 08:05 WIB
Share :

JAKARTA - Sempat terjadi kesimpangsiuran berita, saat tim SAR dan sukarelawan melakukan pencarian pesawat naas AdamAir PK-KKW bernomor penerbangan DHI-574, yang diberitakan hilang tersebut. Pesawat semula diberitakan menabrak pegunungan. Namun terbukti tidak benar.

Lokasi pegunungan yang berada di di desa Ranguan, provinsi Sulawesi Barat, kurang lebih 250 km dari Makassar, sempat disir oleh tim SAR. Informasi ini pada malam harinya akhirnya diralat, setelah tim SAR tidak menemukan bangkai pesawat di lokasi tersebut.

Berdasarkan data yang dihimpun okezone, Sabtu (2/8/2008), kabar ini bermula dari informasi yang diberikan pihak Singapura. Sistem pendeteksi sinyal darurat milik Singapura menginformasikan telah menerima sinyal darurat pesawat pada koordinat 3°13′92″ Lintang Selatan, 119°9′17″ Bujur Timur.

Sinyal lokator suar darurat pesawat (ELBA) dari pesawat AdamAir, dikabarkan juga diterima oleh radar Bandara Hasanuddin Makasar pada pukul 22:00 Wita tanggal 1 Januari 2007 silam.

Kemudian informasi ini pun diperkuat oleh instansi berwenang termasuk Menteri Perhubungan saat itu, Hatta Radjasa dan Koordinator tim SAR Marsekal Udara Pertama Eddy Suyanto. Keduanya mengatakan, pesawat sudah ditemukan menabrak pegunungan di ketinggian 8.000 kaki di desa Ranguan, provinsi Sulawesi Barat, kurang lebih 250 km dari Makassar.

Dari informasi tersebut juga dikabarkan bahwa sudah ditemukan sebanyak 90 korban tewas dan 12 orang lainnya belum ditemukan.

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya