JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mendatangi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) guna melaporkan kekerasan yang terjadi di Universitas Nasional (Unas) Jakarta, beberapa waktu lalu kepada Kompolnas.
Juru bicara Komnas HAM Joshep Adi Prasetyo menyatakan, pihaknya telah menemukan kekerasan yang dilakukan polisi terhadap mahasiswa Unas, oleh karena itu Kapolri harus mengusut pelaku kekerasan di Kampus Unas.
"Kami merekomendasikan agar Propam segera menyelidiki kasus ini. Selain itu kami meminta Presiden agar melakukan reformasi di tubuh Polri," ujar Joshep kepada wartawan di Kompolnas Jalan Trunojoyo, Â Jakarta, Jumat (29/8/2008).
Pihaknya menilai, polisi masih menggunakan cara orde baru dalam menangani aksi-aksi mahasiswa. Kasus bentrokan di Kampus Unas merupakan bukti jika aparat kepolisian masih bersikap represif.
"Kami mendesak Presiden untuk membuat laboratorium forensik yang independen. Sebab, laboratorium forensik sekarang ini masih di bawah pihak kepolisian, sehingga ada indikasi tidak independen dalam penanganan kasus," demikian pungkasnya.
(TB Ardi Januar)