JAKARTA - Mantan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama KH Abdurahman Wahid atau akrab disapa Gus Dur menilai tragedi zakat di rumah H Syaikon merupakan kesalahan polisi.
"Itu kan mereka (panitia) sudah minta izin ke Kapolres. Tapi karena tak dikasih duit, (polisi) enggak mau jaga," kata Gus Dur usai diskusi di Utan Kayu, Jakarta Timur, Sabtu (20/9/2008).
Gus Dur mengatakan, polisi sebagai aparat negara memiliki kewajiban untuk melakukan penjagaan dan pengawasan jika terdapat kegiatan masyarakat yang bersifat keramaian.
"Polisi punya kewajiban kalau ada rame-rame. Seharusnya polisi sudah tahu dan bisa ngejagain," katanya.
Tragedi zakat di rumah H Syaikon, Pasuruan, Jawa Timur mengakibatkan 21 orang tewas. Salah satu anak H Syaikon yang menjadi panitia dijadikan tersangka oleh kepolisian.
(Syukri Rahmatullah)