MALANG - Banyaknya kepala daerah dan anggota dewan di wilayah Jawa Timur yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ditanggapi dingin oleh Gubernur Jawa Timur, Soekarwo.
Menurutnya, jika melihat kenaikan gaji kepada lembaga eksekutif dan legislatif seharusnya tak perlu lagi mencari sumber pemasukan keuangan lagi di luar ketentuan yang ada.
"Di PP (Peraturan Pemerintah) gajinya sudah dinaikkan jauh lebih tinggi," ujar Soekarwo, saat menghadiri Rapat Paripurna Penyampaian Visi Misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang di Gedung DPRD Kota Malang, Kamis (4/10/2018).

(Baca Juga: Wali Kota Pasuruan Kena OTT KPK, Gubernur Jatim: Yang Tertutup Akan Ketahuan)