BALIKPAPAN - Jelang satu hari pencoblosan Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yakni 23 oktober 2008, diwarnai unsur money politik dan kampanye negatif yang dilakukan salah satu pasangan calon gubernur.
Bentuk politik uang yang ditemukan Panwas Balikpapan yakni 85 paket sembako berisi gula 1 kg, beras 5 kg dan minyak goreng 1,5 liter. "Sisa sembako yang kita amankan 34 paket, sekarang di kantor panwas. Itu kita peroleh dari seorang Ketua RT 46, Perumnas Batu Ampar, Kelurahan Batu Ampar, Pak Maslan (52)," Ungkap Anggota Panwas Balikpapan Tutup Sardi yang ditemui usai dari lokasi temuan sembako politik, Rabu (22/10/2008).Â
Menurutnya, panwas menduga ini bagian dari kampanye uang karena warga yang menerima sembako itu diingatkan untuk memilih nomor 3 saat mencoblos (nomor 3 adalah pasangan Amins-Hadi).
Selain mengamankan paket sembako, Panwas juga mengamankan sejumlah Dokumen berupa foto copy kartu keluarga (KK) penerima sembako, kwitansi untuk relawan yang membagikan sembako, termasuk jumlah uang, beras, gula, dan minyak goreng.Â
"Ya kita juga temukan dokumen berupa copy kartu kelurga penerima sembako, kwitansi dari relawan yang akan membagikan sembako termasuk jumlah sembako yang diterima masing-masing relawan. Kalau dijumlah berupa beras 50 ton, gula pasir 10 ton, minyak goreng 10.000 liter, dan uang 40 juta. Dokumen itu sudah kita amankan," ucap Tutup Sardi.
Menurut Tutup Sardi, dokumen itu diperoleh dari Setiabudi warga Balikpapan yang mengaku mendapatkan pasokan sembako dari Samarinda. "Dia mengaku relawan tim Ahad (Achmad Amins - Hadi Mulyadi)," katanya.
Selain menemukan dugaan money politik, panwas juga menemukan bentuk kampanye negatif yakni pemasangan sejumlah spanduk putih besar berisi hinaan kepada salah satu kandidat, yang dipasang di sekitar Jalan Syarifuddin Yoes, Balikpapan. Spanduk putih itu ditulis "Ternyata benar, AFI seorang Koruptor Besar". Temuan ini berdasarkan laporan tim sukses AFI kepada Panwas.
Pilgub Kaltim putaran 2 ini akan diikuti oleh pasangan Awang Faroek-Farid Wadjdy (No 1)Â yang diusung oleh 15 parpol diantaranya PPP, PAN, Demokrat. Sedangkan Achmad Amins-Hadi Mulyadi (No 3) diusung oleh PKB, PKS, Patriot, Pelopor, dan didukung Partai Golkar serta PDI Perjuangan.
Pencoblosan akan dilakukan Kamis 23 oktober mulai pukul 07.00-13.00 oleh 2,3 juta pemilih.
(Lusi Catur Mahgriefie)