Koperasi Palsu, Rumah Bupati Karangasem Dirusak

Dewi Umaryati, Jurnalis
Senin 02 Maret 2009 23:04 WIB
Share :

DENPASAR - Penutupan Koperasi Karangasem Membangun (KKM) oleh pihak kepolisian masih memunculkan amarah oleh para nasabah. Mereka melampiaskan ke rumah dinas Bupati Karangasem dengan melakukan perusakan.

Bupati Karangasem I Wayan Geredeg yang ditemui di Mapolda Bali usai bertatap muka dengan dua tersangka KKM, I Gede Putu Kertiya dan I Nengah Wijanegara bersama perwakilan para nasabah ini menyerahkan sepenuhnya pada pihak kepolisian.

"Ini sudah mengarah ke hal anarkis. Saya serahkan semua penanganannya ke aparat berwajib," tegasnya, Senin (2/3/2009).

Dia hanya khawatir kalau kondisi tersebut dilakukan oleh pihak yang sengaja membuat bingung atau adanya informasi yang diplintir. Geredeg mengajak semuanya untuk tenang.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Bali Irjen Pol Teuku Ashikin Husein meminta supaya pelaku yang terlibat perusakan untuk ditangkap termasuk dalangnya. "Bukan hanya pelakunya saja tapi yang menyuruh kalau ketemu juga ditangkap," pinta jenderal bintang dua ini.

Aksi demonstrasi tersebut dilakukan diduga ada anggapan bahwa penutupan KKM atas laporan dari Bupati.

Sementara untuk pengembalian dana nasabah, tim dari provinsi bersama pemerintah daerah Karangasem dan kepolisian akan membahasnya, Rabu 4 Maret mendatang. "Rabu nanti baru kita bahas, termasuk penyisihan barang bukti untuk pengembalian dana itu," ungkap Teuku Ashikin.

Sekadar diketahui, KKM ditutup karena diduga telah melakukan praktik penipuan dengan penggandaan uang mencapai 150 persen. Tercatat ada 75.566 nasabah dengan total dana yang berhasil dikumpulkan mencapai Rp718 miliar, dan lebih dari Rp300 miliar berhasil disita polisi.

(Lusi Catur Mahgriefie)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya