Mahasiswa GMNI Unjuk Rasa di Situ Gintung

, Jurnalis
Kamis 02 April 2009 14:50 WIB
Share :

TANGERANG - Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) melakukan aksi unjuk rasa di depan Jalan Raya Ciputat, tepatnya di samping Kampus STIE Ahmad Dahlan, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (2/4/2009).

Para mahasiswa menuntut agar pemerintah mengganti semua kerugian korban bencana, serta menolak politisasi Situ Gintung. Dalam aksi tersebut, mahasiswa sempat mencorat coret dengan memberi tanda silang gambar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan juga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.

Aksi tersebut diakhiri dengan pembakaran gambar SBY dan Ratu Atut sekira pukul 14.35 WIB, sebagai simbol bahwa keduanya bertanggung jawab atas musibah jebolnya tanggul Situ Gintung.

Koordinator lapangan unjuk rasa GMNI Insan Nursiansyah mengatakan, jebolnya tanggul Situ Gintung bukan kejadian alam. "Ini merupakan kesalahan pemerintah, sehingga pemerintah harus mengganti seluruh kerugian," kata dia dalam orasinya.

Saat ini, lanjutnya, para pengungsi tidak hanya membutuhkan makanan melainkan tempat tinggal. Tak hanya itu, kata Insan, pemerintah tidak hanya memberi janji-janji kepada para korban.

"Pemerintah tidak hanya memberi janji-janji kepada para korban, seperti bencana lainnya, bencana gempa, tapi harus direalisasikan janjinya," ujarnya.

Mahasiswa juga menuding banyaknya posko-posko partai yang ada di Situ Gintung hanya mengambil kesempatan saja. Dia juga menyayangkan kedatangan RI 1 dan RI 2 hanya sebagai kegiatan kampanye belaka.

Dari pantauan okezone di lapangan, lalu lintas di Jalan Raya Ciputat padat merayap. Hanya beberapa pengguna jalan  yang berhenti melihat aksi unjuk rasa tersebut, sehingga membuat arus kendaraan sedikit terhambat.

(Novi Muharrami)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya