TEGAL - Ratusan calon penumpang kereta api (KA) di Stasiun Tegal terlantar akibat sejumlah KA tidak bisa melakukan perjalanan menyusul anjloknya KA Argo Bromo Anggrek tujuan Jakarta-Semarang di jalur Weleri-Krengseng, tepatnya di sekitar Stasiun Plabuan Batang, sekitar pukul 03.25 WIB, Minggu (12/7/2009).
KA yang tertunda perjalanannya akibat kejadian itu antara lain, KA Kaligung Bisnis dan Ekonomi, KA Tawangjaya, KAÂ Sindoro, KA Argo Muria, KA Fajar Utama, dan KA Barang.
Pihak Stasiun Tegal bahkan terpaksa membatalkan keberangkatan KA Kaligung Bisnis dan Ekonomi dan mengembalikan seluruh tiket perjalanan KA tujuan Semarang dan Jakarta maupun sebaliknya.
Kepala Stasiun Tegal, Joko Mardi Gutomo mengatakan pembatalan perjalanan KA dilakukan, karena hingga kini belum ada kepastian kapan KA Argo Bormo Anggrek yang anjlok selesai dievakuasi.
"Informasinya KA Argo Bromo Anggrek baru bisa dievakuasi sekitar pukul 15.30 WIB. Tapi, belum pasti juga. Sehingga, untuk perjalanan KA seperti Kaligung Bisnis dan Ekonomi kami batalkan termasuk KA lain yang lewat di Stasiun Tegal," katanya, Tegal, Minggu (12/7/2009).
Menurut Joko, akibat pembatalan jadwal perjalanan KA itu pihaknya mengambil kebijakan dengan mengembalikan seluruh tiket yang sudah dibeli para calon penumpang. Total ada 148 tiket yang dikembalikan.
Dengan perincian, Kaligung Bisnis jurusan Semarang-Tegal sebanyak 101 tiket, KA Argo Sindoro jurusan Jakarta-Semarang 32 tiket, dan KA Fajar Utama Bisnis 9 tiket.
"Semua tiket yang sudah terbeli kami kembalikan. Calon penumpang KA sudah kami imbau untuk naik bus atau mobil carteran. Kami juga tak melayani tiket untuk KA Kaligung Ekonomi yang berangkat pukul 09.30 WIB," ujar Joko.
(Hariyanto Kurniawan)