JAKARTA - Arus tekanan ke Komisi Pemberantasan Korupsi kian deras. Berawal dari keinginan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang hendak mengaudit KPK, rumor suap di jajaran pimpinan KPK, hingga yang paling anyar, komisi antikorupsi mendapat teror bom.
Menanggapi hal tersebut, Indonesian Corruption Watch (ICW) meminta jajaran komisi antikorupsi tidak terpengaruh dan terus bekerja optimal mengungkap kasus korupsi di Indonesia.
"KPK tidak perlu khawatir, terus saja bongkar kasus korupsi," tegas Wakil Koordinator Badan Pekerja ICW, Emerson Yuntho kepada okezone, Jumat (17/7/2009).
Menurutnya, ancaman bom yang ditujukan ke KPK adalah bagian dari skenario koruptor guna mengancam kinerja komisi tersebut. "Ini sudah pasti bagian dari upaya melemahkan KPK," ujar dia.
Emerson menambahkan, pihak kepolisian mesti menyelidiki ancaman ini secara serius. Hal ini diperlukan untuk melacak pelaku di balik ancaman tersebut.
Seperti diketahui, sore kemarin, gedung KPK mendapat teror bom dari pria tidak dikenal. Ancaman tersebut langsung direspon KPK. Tim Gegana Polda Metro Jaya pun diterjunkan untuk menyisir bom di sekitar gedung KPK.
(Hariyanto Kurniawan)