Alat Batu Prasejarah Ditemukan di Riau

Banda Haruddin Tanjung, Jurnalis
Kamis 13 Agustus 2009 18:02 WIB
Share :

PEKANBARU - Tim Pusat Studi Kebudayaan dari Universitas Gajah Mada (UGM) menemukan alat batu yang digunakan pada masa prasejarah.

Penemuan peninggalan zaman dahulu ini ditemukan di Kecamatan Logas daerah aliran sungai (DAS)  Singingi, Kabupaten Kuansing.

Temuan prasejarah ini dikemukanan Ketua Tim Pusat Studi Kebudayaan UGM Widya Nayati. Dia mengatakan, alat batu yang ditemukan yakni Kapak Penetak, Kapak Perimbas, Serut, dan bahan untuk membuat batu serta fosil kayu.

Menurutnya, kapak penetak itu digunakan pada masa prasejarah untuk memotong kayu, memotong daging dan tulang. Sedang Serut itu digunakan untuk memotong benda yang kecil misalnya untuk mengiris daging biar lebih kecil.

"Sebelumnya kapak penetak ataupun serut ini dibentuk oleh alat dari batu maupun fosil kayu, setelah akan terbentuk bagian yang tajam atau disebut perimping. Inilah beberapa alat yang digunakan pada massa prasejarah," katanya dalam jumpa pers di Pekanbaru, Kamis (13/8/2009).

Dia mengatakan, kapak penetak ini memiliki tinggi 12 sentimeter, lebar sembilan sentimeter, dan tebal lima sentimeter. Selain itu, ditemukan batu bentuk serut dan berbahan rijang  berwarna merah dengan panjang lima sentimeter, lebar atas 2,58 sentimeter,  dan lebar bawah 0,76 sentimeter.
 
"Pada perimping kapak penetak dan perimping yang kita dapat, kita temukan ada yang pecah-pecah. Ini berarti alat batu tersebut sudah sering digunakan pada massa dulu," pungkasnya.

Hasil observasi sementara, belasan benda purbakala ini sudah  berumur 1.000 hingga 40.000 tahun. "Benda ini digunakan sekompok orang pada zaman dahulu. Berdasarkan analisis diduga manusia yang mengunakan alat ini adalah Homo Sapiens atau Phitecantropus," pungkas Widyia.

(TB Ardi Januar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya