Seorang Santri di Jombang Tewas Dianiaya Senior

Tritus Julan, Jurnalis
Senin 21 Desember 2009 21:01 WIB
Share :

JOMBANG - Aksi kekerasan terjadi di Pesantren Al Aziziyah, Denanyar, Jombang, Jawa Timur. Seorang santri tewas setelah dipukuli seniornya dengan dalih memberi hukuman.

Peristiwa tragis itu sendiri terjadi sekira pukul 22.00 WIB, Minggu, 20 Desember, kemarin. Malam itu, lingkungan ponpes tiba-tiba geger setelah salah satu santrinya meregang nyawa dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Suasana semakin mencekam setelah diketahui jika santri yang bernama Handoyo (16), siswa kelas II Madrasah Aliyah (MA) itu akhirnya mengembuskan napas terakhir di tangan kakak kelasnya sendiri.

Malam itu, Handoyo dipanggil salah satu petugas keamanan ponpes, Rizal (17), yang juga santri di ponpes ini. Pemanggilan itu dilatarbelakangi karena kesalahan korban yang pernah menampar salah satu adik kelasnya.

"Informasinya begitu. Handoyo pernah menampar adik kelasnya karena mengetahui jika adik kelasnya itu pacaran," terang KH Aziz Mashuri, Pengasuh Ponpes Al Aziziyah, Denanyar, Senin (21/12/2009).

Berdalih memberikan hukuman kepada adik kelasnya itu, Rizal lantas mendaratkan pukulan beberapa kali hingga korban tersungkur di halaman ponpes. Pemukulan itu sendiri, terang Aziz Mashuri, karena korban tak mengakui perbuatannya di depan seniornya itu. "Korban sempat ditendang dan terjatuh. Mungkin korban sendiri memiliki penyakit," ujarnya membela.

Dia memastikan, jika pemukulan itu dilakukan seorang diri oleh Rizal. Dan itupun kata dia,  pelaku hanya menggunakan tangan kosong. ”Di ponpes biasa seperti itu. Karena ada kegiatan seperti pencak silat dan lainnya. Wong pemukulan itu hanya ringan saja,” kilahnya.

Setelah korban tersungkur, pelaku dan beberapa santri membawa korban ke rumah sakit Nur Wachid, yang tak jauh dari lokasi ponpes dengan menumpang becak. Namun di atas kendaraan roda tiga itu, nyawa korban sudah tak bisa diselamatkan. ”Saya sendiri tak ada di lokasi saat peristiwa itu terjadi. Keterangan ini berdasarkan pengakuan beberapa santri kami,” tukasnya.

(Muhammad Saifullah )

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya