JAKARTA - Mantan Gubernur Bank Indonesia Boediono mengaku simpati terhadap nasabah Bank Century yang kehilangan uangnya bahkan sampai ada yang stres dan bunuh diri.
"Kita semua simpati tapi harus dilakukan dengan jalur hukum. Kalau bisa dibayar ya dibayar," kata Boediono.
Demikian dikatakan Boediono saat menjawab pertanyaan Topane Gayus Lumbuun, anggota panitia khusus hak angket bank century dari PDI Perjuangan, saat menjadi saksi kasus angket Century di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (22/12/2009).
Meski begitu, kata Boediono, harus dibedakan antara kasus Century dengan nasabah Antaboga. "Kalau nasabah Antaboga tidak bisa kita kaitkan pada penyelamatan Bank Century," ujarnya.
Seperti diketahui, sejumlah nasabah Bank Century melakukan demonstrasi ke sejumlah tempat seperti DPR dan Istana. Mereka meminta pencairan uang yang mereka simpan di bank hasil penyatuan tiga bank tersebut.
Bahkan ada beberapa nasabah yang stres dan bunuh diri karena uang yang mereka simpan belum juga mendapat kejelasan dari bank.
(Ahmad Dani)