JAKARTA - Rumah Sakit Umum Daerah Tarakan mengizinkan pulang Susanto (30), salah seorang korban robohnya salah satu bangunan di Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat.
“Dengan demikian masih ada tiga korban lainnya yang kita rawat di sini,” kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Tarakan, Sutirto Basuki kepada wartawan di RSUD Tarakan, Jakarta, Rabu (23/12/2009).
Ketiga orang tersebut yakni Heri, Agung, dan Abdul Hadit. Meski belum diperbolehkan pulang, tambah Sutirto, ketiga pekerja bangunan tersebut sudah keluar dari ruang instalasi gawat darurat.
“Semuanya (sudah) diperiksa di lab dan tidak ada apa-apa, tidak ada patah tulang. Hanya dada sesak karena tertimpa banguanan. Paling 1-2 hari mendatang semua pasien boleh pulang,” tegasnya.
Dia memastikan, seluruh korban tidak akan dipungut biaya sedikit pun. “Semua biaya ditanggung Pemda,” tuturnya.
Akibat robohnya bangunan tersebut sebanyak tiga orang tewas dan 11 orang lainnya mengalami luka-luka. Bahkan polisi dikabarkan telah memeriksa pengelola Pasar metro Tanah Abang untuk dimintai pertanggungjawabannya.
(Kemas Irawan Nurrachman)