JAKARTA - Seorang wanita tiba-tiba membakar mobil milik Irwasum Mabes Polri Irjen Pol Irawan Bahrumsyah yang terparkir di Komplek Mabes Polri, Senin, kemarin. Hal ini dinilai sebagai puncak kekesalan masyarakat terhadap kinernja Polri yang dianggap tidak profesional.
“Ini peristiwa paling memalukan. Masyarakat sudah kesal dengan pelayanan buruk kepolisian,” ujar Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane kepada okezone melalui telepon, Selasa (29/12/2009).
Menurut Neta, masyarakat saat ini sudah tidak percaya lagi dengan polisi yang berjajrgon pelindung dan pengayom masyarakat. Hal inilah yang memicu masyarakat yang tidak puas untuk bersikap beringas.
“Masyarakat menganggap sudah tidak ada harapan lagi melaporkan perkaranya ke polisi. Buktinya, laporan yang sudah dibuat pun tidak ditindaklanjuti,” imbuh Neta.
Sebagiamana diketahhui perempuan berusia 40 tahun berinisial IT mengaku kesal dan marah karena polisi tidak serius menanggapi perkara yang dilaporkannya.
IT kesal sebab kasus kekerasan yang menimpanya dihentikan (SP3) oleh polisi. Bahkan pengajuan praperadilan atas kasus kekerasan yang menimpanya juga ditolak, sehingga memicu aksi tersebut.
Selain mendapat kekerasan dari seseorang bernama Hi Kim Sui di Jakarta Barat, IT juga mengaku dipecat dari pekerjaannya. “Laporan saya dipraperadilankan dan terus ke Paminal (pengamanan internal), tapi ditolak,” kata IT kemarin.
(Dede Suryana)