JAKARTA - Dua minggu menjelang genap 100 hari pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Presiden mulai mengevaluasi kinerja menteri-menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) jilid II, di Istana Negara, Jakarta.
“Evaluasi hari ini adalah bagian dari evaluasi sampai minggu ini. Dua minggu lagi program seratus hari ini kita selesaikan,” ujar Presiden sebelum membuka rapat kabinet, Kamis (14/1/2010) siang.
Dalam kesempatan itu SBY meminta semua pembantu-pembantunya untuk bisa meyakinkan kepada masyarakat bahwa keberhasilan program 100 hari merupkan cerminan kesuksesan dalam lima tahun ke depan.
“Penting untuk kita pahami dan saya harap masyarakat juga memahami prgram 100 hari sebagai starting point untuk kita lanjutkan pekerjaan kita dalam lima tahun mendatang. Kalau boleh disebut penggalan-penggalan 100 hari, dengan selesainya proram 100 hari, maka masih ada 19 kali lagi program lanjutan,” jelasnya.
Mengukur program 100 hari, menurut SBY adalah dengan mengaitkan dengan sasaran yang ditetapkan pemerintah. “Berapa banyak yang telah dicapai objektif kemudian berapa banyak yang belum dicapai dan mengapa. Dengan demikian rakyat akan mengerti,” kata dia.
Presiden pun mempersilakan Kepala Unit Kerja Presiden untuk Pengendalian dan Pengawasan Pembangunan (UKP4) Kuntoro Mangkusubroto untuk mempresentasikan apa saja yang diukur atau capaian KIB II untuk diketahui di mana posisi capaiannya. “Kita harapkan dua minggu ke depan bisa dituntaskan,” pungkasnya.
(Dede Suryana)