Mentri LH Bangga Bisa Pimpin Sidang Unep

Rohmat, Jurnalis
Sabtu 27 Februari 2010 02:10 WIB
Foto: nation.co.ke
Share :

NUSA DUA - Menteri Lingkungan Hidup Gusti M Hatta merasa bangga karena mampu memimpin konferensi menteri lingkungan hidup di forum United Nations Environment Programme (UNEP), yang berjalan mulus.  
Terlebih, forum tersebut bisa mensinergikan tiga perjanjian lingkungan internasional, yakni konvensi Basel, Rotterdam, dan Stockholm.
 
Dikatakan Gusti, yang terpenting, pelaksanaan pertemuan Unep bisa berjalan lancar dan sukses sehingga bisa memberi citra positif bagi pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah konferensi tingkat dunia ini.
 
"Yang penting citranya selalu sukses, peserta juga puas dan pelaksanaan konferensi berjalan aman dan lancar," katanya di sela-sela sidang khusus ke-11, pertemuan Unep di Nusa Dua, Bali, Jumat (26/02/2010).
 
Dikatakan Menteri LH, selain sukses menyelanggarakan pertemuan Unep, tak kalah membanggakannya adalah berhasil dipertemukannya ketiga konvensi yang selama ini belum pernah bertemu, yakni Konvensi Basel, Rotterdam, dan Stockholm.
 
Selain itu, kata Gusti, telah dicapai pula kesepakatan untuk melakukan kerjasama fungsi manegerial, kegiatan, pelayanan, dan audit dalam rangka melindungi makhluk hidup dari bahaya ilmiah dan berbahaya dan mencengah penyeludupan internasional bahan-bahan kimia berbahaya.
 
"Ini sinergi yang sangat bagus, akan lebih bagus dan efisien. Saya bangga karena saya yang memimpin rapat," tandasnya.
 
Pada bagian lain, Gusti juga menceritakan jika dirinya mendapat kunjungan khusus dari peserta 15 negara seperti dari Swiss, Jepang, dan Norwegia dan negera-negara peserta pertemuan Unep lainnya, guna membicarakan kerjasama bilateral, pendaaan, serta transfer teknologi.
 
Sementara itu, dari pertemuan informal para menteri lingkungan hidup untuk membahas perubahan iklim berhasil menyusun rancangan Deklarasi Nusa Dua, yang berisi pernyataan sikap dan komitmen para Menteri Lingkungan terhadap perubahan iklim, kerusakan lingkungan dan krisis pembangunan.
 
Selain itu, diharapkan lahirnya komiteman paa Menteri Lingkungan Hidup untuk memperkuat peran Unep sebagai leading global environment authority yang menentukan agenda lingkungan global sebagaiaman termuat dalam deklarasi Nairobi 1997.
 
Sedangkan terkait perubahan iklim, pesera memandang perlunya pemotongan emisi global secara drastis guna lebih menekan kenaikan suhu dibawah dua derajat celcius. Tak kalah pentingnya tekat untuk meningkatkan kerjasama internasional.
 
Para peserta juga kembali mempetegas komitmenenya terhadap proses United Nation Conference on Suistainable Development di 2012 dan mendukung peran aktif UNEP dalam persiapan pelaksanaanya.
 
Hatta juga mengaku dengan penghargaan Unep Award Leadhersip in Marine and Ocean Managenent 2010 yang diberikan kepada Prisiden Susilo Bambang Yudhoyono.
 
"Pemberian award ini menjadi bukti pengakuan internasional atas kepemimpinan Beliau yang juga sukses menyelenggarakan Manado Ocean Declaration," ujar Gusti.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya