PADANG - Istana Silinduang Bulan, milik kerajaan Pagaruyung, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, ludes dilalap api sekira pukul 01.30 WIB dini hari.
Menurut kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Tanah Datar, Alfian Jamrah, kebakaran terjadi pada pukul 01.30 WIB. Setelah dikerahkan lima unit pemadam kebakaran, satu jam kemudian atau pukul 02.30 WIB api bisa dipadamkan.
“Kondisi Istano Pagaruyuang bagian atapnya dan dinding sudah hangus, serta hiasan istana juga habis terbakar,” katanya pada okezone, Minggu (23/3/2010).
Sementara itu dari laporan hasil penyelidikan oleh tim dan pewaris kerajaan Pagaruyung, benda-benda pusaka dari kerajaan tidak ikut terbakar.
“Benda-benda pusaka disimpan di rumah pewaris Kerajaan Pagaruyung, Pemangku Daulat Yang Dipertuan Sutan Muhammad Taufik Thaib Tuanku Mudo Mahkota Alam,” ungkap Alfian.
Istana yang terbakar tersebut ternyata menyimpan kisah pengangkatan gelar datuk seperti Sri Sultan Hamengkubuwono, Yusril Ihza Mahendra, dan Anwar Nasution.
“Istana ini hanya dipakai sebagai tempat upacara adat, sementara untuk berwisata biasanya istana basah yang saat ini sedang dibangunan akibat terbakar pada 27 Februari 2007 lalu,” jelasnya.
Istana tersebut dibangun 31 Agustus 1987 dan diresmikan secara adat pada 21 Desember 1989.
(Dian AF)