JAKARTA - Latihan gabungan TNI gencar dilakukan menjelang rencana kedatangan Presiden Obama. Meski kunjungan Obama tertunda TNI memastikan terus menggelar latihan.
Demikian disampaikan Kepala Pusat Penerangan TNI Sagom Tamboen di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta, Senin (22/3/2010).
“Menurut UU kemanan kepala negara menjadi tanggung jawab TNI. Jangan keamanan (untuk Obama) dibilang berlebihan, karena tak ada perbedaan dengan pengamanan presiden dan wapres lainnya, bedanya cuma jumlah personel,” jelas Sagom.
Hal ini juga, kata Sagom dilatarbelakangi oleh janji profesi TNI yang selalu siaga dalam setiap kesempatan, mengantisipasi hal-hal yang tidak dinginkan terjadi di tanah air.
“TNI punya punya dua musim, musim damai dan musim perang. Tugas mereka (TNI) adalah latihan di musim damai dan kalau perang ya waktunya perang. Jadi tidak ada istilah berhenti latihan,” jelasnya.
(Dede Suryana)