JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Fauzi 'Foke' Bowo mengaku dirinya adalah pihak yang bertanggung jawab terhadap kebijakan terkait upaya penggusuran makam Mbah Priok yang berbuntut rusuh.
"Saya bertanggung jawab terhadap kebijakan-kebijakan, kalau soal pelaksanaan di lapangan ada unsur organisasi lain," tandas Fauzi Bowo setelah rapat Paripurna DPRD di Gedung DPRD, Jakarta, Kamis (3/6/2010).
Menurut Foke, dirinya akan mematuhi rekomendasi yang diberikan DPRD terkait peristiwa Koja. Kendati demikian, masih akan melihat apakah rekomendasi tersebut dibuat sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan. "Soal rekomendasi lain akan ditindaklanjuti selama itu sesuai dengan fakta," imbuhnya
Hal tersebut dilakukan karena sejak dibacakannya rekomendasi oleh Ketua DPRD Ferrial Sofyan, Foke mencatat beberapa hal yang dikatakannya kontradiktif dengan yang terjadi sebenarnya.
"Memang saya memberikan catatan saat dibacakan tadi ada beberapa hal yang kontradiksi, harusnya kalau kita buat report (laporan) benang merahnya harus kelihatan," lanjutnya.
Sebelumnya, dalam rapat Paripurna DPRD memberikan rekomendasi terkait insiden Koja yang salah satu poinnya meminta agar Gubernur DKI bertanggungjawab secara kebijakan atas timbulnya rusuh yang memakan korban jiwa itu.
(Dadan Muhammad Ramdan)