JAKARTA - Palang Merah Indonesia (PMI) mengerahkan empat helikopter untuk operasi tanggap darurat bencana di Kepulauan Mentawai. Langkah ini dilakukan untuk menjangkau desa-desa yang masih belum tersentuh bantuan.
“PMI menargetkan secepatnya distribusikan bantuan untuk korban tsunami Mentawai melalui jalur udara dengan 4 helikopter,” jelas Ketua Umum PMI Jusuf Kalla, di Kepulauan Mentawai, Minggu (31/10/2010).
Bantuan tersebut menurut JK antara lain berupa 3 ribu unit family kit, 10 ribu sarung, dan pakaian 2 stel untuk para pasien yang sakit, 3 ribu kelambu, seribu radio transistor, seratus lampu solar shell, dan 100 ribu lembar seng.
Ketua tim Komunikasi Markas Pusat PMI Fitriana Sidikah menambahkan, berdasarkan hasil rapat kerja tim PMI, disepakati sejulah target operasional. Termasuk operasi darurat distribusi bantuan PMI melalui jalur udara.
“Ditargetkan distribusi bantuan PMI lewat jalur udara akan menjangkau 16 dusun terpencil di Mentawai,” tegas Fitriana dalam rilis yang diterima okezone.
16 dusun tersebut meliputi Dusun Silabu, Baleraksok, Sabiret, Muntei/Sigoiso, Batu Monga, Sabeugunggung, Dusun Baru-baru, Bake, Asahan, Pasapuat, Kinumbuk, Mapinang, Dusun Mainan dan Dusun Lakkau.
“Helikopter PMI juga akan membawa bantuan sembako, makanan bayi, dan obat-obatan,” katanya.
Fitriana menambahkan, selain untuk operasi distribusi bantuan, helikopter PMI juga dimobilisasi untuk layanan kesehatan keliling (air ambulance service) dan mobilisasi relawan PMI ke lokasi terpencil.
(Dede Suryana)